Aceh Utara, [24 Juni 2026] — Asosiasi Penyelenggara Pendidikan Tinggi Psikologi Indonesia atau AP2TPI secara resmi menetapkan susunan Pengurus AP2TPI Wilayah Sumatera Periode 2026–2028. Penetapan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan AP2TPI Nomor: 009/AP2TPI/S.I/IV/2026 tentang Susunan Pengurus AP2TPI Wilayah Sumatera Periode 2026–2028. Dalam keputusan tersebut, Yulia Nanda Safitri, S.Psi., M.Psi dari Universitas Malikussaleh ditetapkan sebagai salah satu pengurus pada bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Pengangkatan ini menjadi bentuk kepercayaan AP2TPI terhadap peran Universitas Jambi dalam pengembangan pendidikan tinggi psikologi, khususnya di wilayah Sumatera. Berdasarkan surat keputusan tersebut, susunan inti Pengurus AP2TPI Wilayah Sumatera Periode 2026–2028 terdiri atas Dr. Nofrans Eka Saputra, S.Psi., M.A. sebagai Ketua dari Universitas Jambi, Dr. Nenny Ika Putri, M.Psi., Psikolog dari Universitas HKBP Nommensen sebagai Sekretaris, dan Dr. Lisya Chairani, M.A., Psikolog dari UIN Sultan Syarif Kasim Riau sebagai Bendahara. Selain itu, kepengurusan juga diperkuat oleh sejumlah perwakilan perguruan tinggi di Sumatera antara lain bidang kurikulum dan pengembangan profesi psikolog yakni Dr. Rozi Sastra Purna, S.Psi, M.Psi dari Universitas Andalas, dan Dr. ema Yudiani, S.Psi, M.Si, Psikolog dari UIN Raden Fatah Palembang. Bidang penelitian dan publikasi ilmiah yakni Sayang Ajeng Mardhiyah, S.Psi, M.Si dari Universitas Sriwiaya, dan Yulia Nanda Safitri, S.Psi, M.Psi dari Universitas Malikulsaleh. Bidang Kerja Sama dan Kompetisi Mahasiswa yakni Inggrit Puspita Sari, S.Psi, M.Psi, dari Universitas Sari Mutiara Indonesia, dan Setriani, M.Psi, Psikolog dari Universitas Muhammadiyah Lampung.
Surat Keputusan AP2TPI tersebut ditetapkan di Yogyakarta pada 25 April 2026 dan ditandatangani oleh Ketua AP2TPI Periode 2025–2027, Rahmat Hidayat, M.Sc., Ph.D. Keputusan ini diterbitkan agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru ini, AP2TPI Wilayah Sumatera diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi yang aktif bagi institusi pendidikan tinggi psikologi. Kolaborasi tersebut penting untuk menjawab tantangan pengembangan keilmuan psikologi, peningkatan kualitas lulusan, serta penguatan kontribusi psikologi bagi masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera